Hati yang menderita karena kekasih akan menjadi kebal karenanya,
baik terhadap segala bentuk kegembiraan maupun kesedihan
Tak ada kesedihan lain yang melengket ke jubah si pencinta
Tak ada kegembiraan lain yang mengelilinginya
Biarlah dunia menjadi laut penderitaan baginya,
dengan gelombang kesedihan setinggi gunung,
niscaya pinggiran jubahnya pun tak akan basah
Dan apabila keberuntungan harus mempersiapkan suatu pesta kesenangan abadi baginya
ia akan memalingkan punggung atasnya
Tak ada yang dapat menyimpangkan dia dari kesedihannya sendiri,
yang tidak akan berkurang dalam cara bagaimanapun.
Tak ada istirahat bagi si pencinta yang telah memberikan hatinya
Hasratnya yang penuh gairah meningkat waktu demi waktu
Saat-saat kepuasannya berlalu dalam sejenak,
dan setiap saat ia maju kepada aspirasinya yang bahkan lebih besar
Sekali ia mencium wanginya mawar, ia ingin melihatnya
Dan setelah melihatnya segera ia ingin memetiknya
Kegembiraan apakah yang lebih besar bagi si pencinta
daripada ketika si tercinta akhirnya menyambut cintanya dengan gembira
dan pada akhirnya ia diizinkan masuk ke dalam keakrabannya?
Di sana ia dapat duduk dengan si tercinta dan melepaskan beban hatinya
serta dapat membuka rahasianya yang paling dalam
dan mengingatkan masa silam
Alangkah sedih melihat seorang yang telah diberkati dengan kemakmuran
setelah segala kesulitan mencapai keistimewaan pertemuan,
dan menarik si tercinta, keberuntungan ke dalam pelukannya
dengan segala kesedihan karena ketidakhadiran
dan hidup sementara dalam kehidupan bahagia yang murni
tiba-tiba diserang oleh badai kesukaran, tanda perpisahan
yang mengganas ke dalam taman persatuan
dan menghancurkan pohon hasrat !
Bilamana Anda terpaut pada seseorang
hasilnya yang tak terelakkan ialah perpisahan
Lengkungan langit berputar terus
Matahari, bulan dan bintang-bintang mencurahkan demikian banyak cahaya
sehingga unsur-unsur yang putus asa dapat disatukan
dan dijalin dalam suatu jaring untuk menangkap burung jiwa
tetapi pada akhirnya unggas celaka ini tak berhasil mematuk barang sebutir kepuasan
Unsur-unsur terserak dan kembali ke sumbernya
sementara burung malang itu dibiarkan jauh dari sarangnya
disiksa oleh lapar dan haus